for4d

situs toto

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

for4d

For4D

Situs Toto

for4d

for4d

Scatter Hitam

darmabangsa.id/akun-pro-slot-x500-scatter-hitam

Slot deposit via dana Daftar slot gacor Slot thailand

Ciri-Ciri Penyakit Ain, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

Ciri-Ciri Penyakit Ain, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

dantechviews.com – Jika membahas tentang penyakit, tidak akan pernah ada habisnya, mulai dari penyakit sepele hingga penyakit akut. Penyakit datang silih berganti dan selalu menggerogoti kesehatan manusia. Namun terdapat sebuah penyakit yang tidak menyebabkan luka namun sangatlah berbahaya bagi pengidapnya. Ya, penyakit tersebut adalah ain. Penyakit ini bukanlah sebuah kasus baru. Bahkan Nabi Muhammad SAW sudah mewanti-wanti hambanya agar tidak sampai mengidap penyakit ain. Lantas apa sajakah ciri-ciri penyakit ain yang dialami seseorang serta bagaimana cara untuk mencegah dan mengatasi penyakit yang sangat berbahaya ini? Berikut penjelasannya!

Ciri-Ciri Penyakit Ain, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

Dikutip dari buku Ensiklopedia Ruqyah karya Iding Sanus (2021:137), ain secara bahasa berasal dari kata ‘aana ya’iinu yang artinya adalah terkena sesuatu dari mata. Sedangkan secara istilah, ain merupakan pandangan mata yang bercampur dengan hasad dari jiwa yang buruk yang bisa menyebabkan kerusakan pada sesuatu yang dilihatnya.

Ibnul Qayyim mengatakan, bahwa adalah ain adalah penyakit yang berasal dari iiwa seseorang yang dengki melalui pandangan matanya. Orang yang memandang terkadang menyebabkan dampak dan terkadang tidak dampak yang dilihatnya. Apabila menimpa orang yang tidak memiliki penjagaan sepserti dzikir dan ibadah kuat, maka bisa terkena pengaruh dan jika menimpa orang yang mempunyai penjagaan kuat, maka panah tersebut tak mampu menembusnya.

Dikutip dari buku yang sama, ciri-ciri seseorang yang terkena penyakit ain jika bukan karena penyakit medis, yakni:

  • Sakit kepala yang berpindah-pindah.
  • Wajah pucat.
  • Sering berkeringat dan buang air kecil.
  • Nafsu makan lemah.
  • Mati rasa.
  • Panas atau dingin di anggota badan.
  • Detak jantung yang cepat dan tidak beraturan.
  • Rasa sakit yang berpindah dari bawah punggung dan bahu.
  • Bersedih dan merasa sempit (sesak) di dada.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Perilaku (emosi) berlebihan.
  • Ketakutan yang tidak wajar.
  • Sering bersendawa.
  • Menguap atau terengah-engah.
  • Menyendiri atau suka mengasingkan diri.
  • Diam atau malas bergerak.
  • Senang (terlalu banyak) tidur.
  • Adanya masalah kesehatan tertentu tanpa ada sebab-sebab medis yang diketahui.

Cara Mencegah Penyakit Ain

Manusia adalah tempat salah dan dosa. Memohon ampunan dan perlindungan kepada Allah Swt. merupakan sebuah keharusan agar terhindar dari penyakit ain. Selain itu, terdapat beberapa cara agar terhindar dari penyakit yang sangat berbahaya ini, di antaranya:

1. Tawadhu

Cara pertama untuk terhindar dari penyakit ain adalah tawadhu, yaitu rendah hati. Lebih dalam, tawadhu merupakan tidak melihat diri kita lebih baik dibandingkan dengan hamba-hamba Allah lainnya.

Rasulullah Saw. bersabda:

“Sungguh Allah mewahyukan kepadaku agar kalian saling merendah diri agar tidak ada seorang pun yang berbangga diri pada yang lain dan agar tidak seorang pun berlaku zalim pada yang lain” (HR. Muslim no. 2865)

2. Hindari Menyebut tentang Harta

Menghindari kata-kata yang berhubungan dengan kekayaan, kesuksesan, kebahagian, bahkan memamerkan foto, dan hal-hal yang menimbulkan iri dan dengki lainnya adalah cara terbaik untuk menghindari penyakit ain.

3. Menjalankan Perintah dan Menjauh Larangan Allah Swt

Seorang Muslim adalah seorang yang menjalankan perintah dan menjauhi segala larangn Allah Swt. Dengan menerapkan hal tersebut, penyakit ain akan sulit masuk ke dalam sukma kita.

Cara Mengobati Penyakit Ain

Apabila sudah terlanjut masuk ke jurang penyakit ain, maka hal yang pertama kali dilakukan adalah bersabar. Sebab segala penyakit terjadi atas izin Allah SWT dan akibat dari perbuatan kita sendiri. Allah Swt bersabda:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّـهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّـهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّـهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (QS. At-Taghabun: 11)

Selain bersabar, hal yang perlu dilakukan adalah bertawakal. Pasalnya, Allah Swt adalah satu-satunya tempat untuk bertawakal.

Selain itu, lakukanlah hal berikut agat disembuhkan dari penyakin ain, yakni:

1. Mandi dari Air Bekas Orang yang Menyebabkan Ain

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk terhindar dari penyakit ain adalah mandi air wudhu dari orang yang menyebabkan ain. Hal ini didasarkan sebuah riwayat dari Ibnu Abbas ra., Rasulullah bersabda:

“Ain itu benar adanya. Andaikan ada perkara yang bisa mendahului takdir, maka itulah ‘ain. Maka jika kalian mandi, gunakanlah air mandinya itu (untuk memandikan orang yang terkena ‘ain)” (HR. Muslim no. 2188)

2. Ruqyah

Ruqyah merupakan upaya utuk menyembuhkan dari penyakit ain, sengatan hewan, bisa, sihir, gila, dan gangguan dari jin. Melakukan ruqyah untuk mengobati dari ain merupakan perintah Rasulullah SAW yang disebutkan dalam sebuah hadits dari Asma bintu Umais ra., ia berkata:

“Wahai Rasulullah, Bani Ja’far terkena penyakit ‘ain, bolehkah kami minta mereka diruqyah? Nabi menjawab: iya boleh. Andaikan ada yang bisa mendahului takdir, itulah ‘ain” (HR. Tirmidzi no.2059 dan Ibnu Majah no. 3510)

Untuk melakukan ruqyah kepada orang yang terkena penyakit ain, dianjurkan untuk membaca sebuah doa:

باسْمِ اللهِ يُبْرِيكَ، وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إذَا حَسَدَ، وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ

Bismillahi yubriik, wa min kulli daa-in yasyfiik, wa min syarri haasidin idza hasad, wa syarri kulli dzii ‘ainin

Artinya, “Dengan nama Allah yang menyembuhkanmu. Ia menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ‘ain.” (HR. Muslim no.2185)

Selain itu, dianjurkan juga untuk membaca doa-doa ruqyah serta ayat-ayat Alquran.

Semoga dengan mengetahui ciri-ciri, cara mencegah, dan mengobati ain, kita bisa terhindar dari sebuah penyakit yang sangat berbahaya ini. Amiin.

Baca Juga:

Mix Parlay

Mix Parlay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *